Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

RUMOH MONGTUH

Haba

Blog EntryMar 19, '08 11:44 PM
for everyone

Apa itu e-mail pays u?
Merupakan sebuah program yang membayar kita setiap kali membaca e-mail kemudian mengikuti link iklan yang ada pada email tersebut. Biasa disebut paid for read email.


Lihat disini : www.mongtuh.com

| Rumoh MONGTUH IT SOLUTION |
www.mongtuh.com
mongtuh.blogspot.com
profiles.friendster.com/rumohmongtuh



Blog EntryMar 19, '08 11:42 PM
for everyone
~ You only live once, but if you work it right, Once is enough ~

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungisebuah kampong
dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin.
Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.
Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya. "Bagaimana perjalanan kali ini?"

"Wah, sangat luar biasa Ayah"

"Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin" kata ayahnya.

"Oh iya" kata anaknya

"Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?" tanya ayahnya.

Kemudian si anak menjawab.

"Saya saksikan bahwa :

Kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.

Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ke tengah taman kita dan
mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya.

Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki
bintang-bintang pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki
cakrawala secara utuh.

Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki
ladang yang melampaui pandangan kita.

Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya.

Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.

Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki
sahabat-sahabat untuk saling melindungi."

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara.

Kemudian sang anak menambahkan "Terimakasih Ayah, telah menunjukkan
kepada saya betapa miskinnya kita."

Betapa seringnya kita melupakan apa yang kita miliki dan terus
memikirkan apa yang tidak kita punya.

Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang ternyata merupakan
dambaan bagi orang lain.

Semua ini berdasarkan kepada cara pandang seseorang.

Membuat kita bertanya apakah yang akan terjadi jika kita semua bersyukur
kepada Tuhan sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah
disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir untuk meminta lebih.

From Fadlullah Mail


| Rumoh MONGTUH IT SOLUTION |
www.mongtuh.com
mongtuh.blogspot.com
profiles.friendster.com/rumohmongtuh



Blog EntryMar 19, '08 11:35 PM
for everyone
Seorang pemain golf profesional bertanding dalam sebuah turnamen.
Ia baru saja membuat pukulan yang bagus sekali yang jatuh di dekat lapangan hijau.
Ketika ia berjalan di fairway, ia mendapati bolanya masuk ke dalam sebuah kantong kertas pembungkus makanan yang mungkin dibuang sembarangan oleh salah seorang penonton.

Bagaimana ia bisa memukul bola itu dengan baik?

Sesuai dengan peraturan turnamen, jika ia mengeluarkan bola dari kantong kertas itu, ia terkena pukulan hukuman.
Tetapi kalau ia memukul bola bersama-sama dengan kantong kertas itu, ia tidak akan bisa memukul dengan baik.
Salah-salah, ia mendapatkan skor yang lebih buruk lagi.

Apa yang harus dilakukannya?
Banyak pemain mengalami hal serupa.
Hampir seluruhnya memilih untuk mengeluarkan bola dari kantong kertas itu dan menerima hukuman.
Setelah itu mereka bekerja keras sampai ke akhir turnamen untuk menutup hukuman tadi.

Hanya sedikit, bahkan mungkin hampir tidak ada, pemain yang memukul bola bersama kantong kertas itu.
Resikonya terlalu besar.
Namun, pemain profesional tidak memilih satu di antara dua kemungkinan itu.
Tiba-tiba ia merogoh sesuatu dari saku celananya dan mengeluarkan sekotak korek api.
Lalu ia menyalakan satu batang korek api dan membakar kantong kertas itu.
Ketika kantong kertas itu habis terbakar, ia memilih tongkat yang tepat, membidik sejenak, mengayunkan tongkat, wus, bola terpukul dan jatuh persis di dekat lobang di lapangan hijau.
Bravo! Dia tidak terkena hukuman dan tetap bisa mempertahankan posisinya.
Ada orang yang menganggap kesulitan sebagai hukuman, dan memilih untuk menerima hukuman itu.

Ada yang mengambil resiko untuk melakukan kesalahan bersama kesulitan itu.
Namun, sedikit sekali yang bisa berpikir kreatif untuk menghilangkan kesulitan itu dan menggapai kemenangan.

From Fadlullah Puteh mail

| Rumoh MONGTUH IT SOLUTION |
www.mongtuh.com
mongtuh.blogspot.com
profiles.friendster.com/rumohmongtuh